MON - FRI: 08:00 - 05:00 PM

OMAH SIJI - Ibu Dwi - Semarang, Jawa Tengah

OMAH SIJI - Ibu Dwi - Semarang, Jawa Tengah

Kali ini tim Rancang Reka Ruang mendapat kesempatan untuk mendesain sebuah rumah 1 lantai yang terletak di Semarang, Jawa Tengah.  Lokasinya berada di kavling tanah perumahan dengan luas lahan sekitar 110m2 dengan bentuk yang trapesium. Sementara itu, kebutuhan ruang yang diinginkan terbilang cukup kompleks jika dibandingkan dengan luas lahan yang ada. Klien kami menginginkan 3 kamar tidur, ruang tamu, ruang keluarga, ruang makan dan dapur, 2 kamar mandi, ruang cuci, taman belakang, gudang, serta carport dengan kapasitas 2 mobil. Hal tersebut menjadi tantangan yang menarik untuk dapat memenuhi semua kebutuhan yang ada di atas lahan yang terbatas.

Omah Siji ini juga diusung sebagai budget house, sehingga memungkinkan untuk dibangun secara bertahap. Dengan demikian kami dituntut untuk bisa menata layout serta mendesain setiap komponennya agar nantinya dapat dibangun secara bertahap.

Dari beberapa isu tersebut, kemudian proses desain kami mulai dengan mempelajari kondisi eksisting. Kota Semarang cukup terkenal dengan udaranya yang panas. Sehingga hal tersebut juga menjadi salah satu tantangan terbesar yang perlu direspon dengan baik. Hal yang memungkinkan untuk dilakukan adalah dengan memberikan bukaan yang cukup untuk terjadnya sirkulasi silang sehingga udara tidak terperangkap di dalam rumah.

Secara garis besar, gubahan kami pisah menjadi 2 massa utama. Hal ini bertujuan untuk memaksimalkan masuknya cahaya alami serta udara yang dapat bergerak dengan lancar. Kemudian ruang dengan fungsi yang mirip kami kelompokkan dalam satu gubahan sehingga alur geraknya lebih efisien.

Beberapa ruang juga di merge dengan konsep open plan. Konsep ini dapat membuat ruang terasa lebih lega karena meminimalisir penggunaan sekat masif. Ruang yang merge diantaranya adalah ruang keluarga, ruang makan, dan dapur. Kehadiran taman di sisi depan dan belakang juga dapat mendukung fungsi tersebut.

Di sisi depan area carport dimanfaatkan dengan memaksimalkan dead space akibat bentuk trapesium lahan. Pintu utama rumah yang menghadap langsung ke arah jalan di cover dengan roster yang selain berfungsi sebagai barrier privasi, juga dapat menjadi aksen pada fasad bangunan. Tampilan depan menggunakan 3 material utama yang ditonjolkan, bata ekspos, semen ekspos, serta bahan metal. Atap yang digunakan dibuat dengan merespon iklim tropis kita sehingga tetap menggunakan atap miring dan mengurangi penggunaan dak yang berlebih.