MON - FRI: 08:00 - 05:00 PM

Studio Bunga - Bapak Andang - Yogyakarta

Studio Bunga - Bapak Andang - Yogyakarta

Klien kami kali ini adalah pasangan muda asal Yogyakarta yang keduanya menggeluti bidang seni rupa. Yang unik dari kasus perancangan kali ini adalah ketertarikan klien kami terhadap bentuk-bentuk arsitektur yang sederhana. Dimana pada umumnya para seniman seringkali lebih menyukai bentuk-bentuk yang kompleks, dan rumit.

Lokasi berada di tanah pekarangan daerah Sanggrahan, Kasihan, Bantul Yogyakarta. Memanjang timur-barat dan jalan akes terletak di sisi barat site. Bangunan terdiri dari gubahan terpisah, rumah tinggal utama, dan studio untuk memproduksi karya. Kedua massa bangunan dipisah dengan taman terbuka guna mendukung pencahayaan dan penghawaan alami pada bangunan. Taman kecil ini juga terdapat di area belakang rumah, sehingga bangunan tidak rapat dengan batas belakang.

Bangunan studio berada 8m dari batas depan lahan. Hal ini bertujuan agar tidak mengganggu sempadan jalan. Area depan tersebut difungsikan sebagai carport yang cukup untuk dua mobil. Gerbang masuk dipisah menjadi dua, pintu lipat untuk kendaraan serta pintu untuk pengguna motor serta pejalan kaki. Sebagian carport menggunakan grassblock sebagai perkerasan. Dengan demikian area resapan tidak tertutup sepenuhnya. Area taman depan diplot di sisi sampimg yang dekat dengan dinding.

Studio yang digunakan sebagai ruang melukis itu merupakan bangunan satu lantai dengan mezzanine kecil di salah satu sisinya. Bidang lukis berada di sisi utara, sehingga perlu ada bukaan cahaya di sisi sebaliknya. Namun untuk menjaga privasi bukaan tersebut diletakkan di posisi yang cukup tinggi. Untuk tujuan menciptakan pergerakan udara yang baik dengan sistem cross ventilation, jendela diletakkan diagonal pada sisi yang memanjang. Konsep fasadnya dibuat dengan finishing plester yang dibiarkan untuk tidak dicat, agar kesan sederhana lebih muncul. Di samping bangunan terdapat patio sebagai area ngobrol dengan tamu. Dari area tersebut terdapat naungan berupa pergola menuju ke rumah tinggal utama.

Bangunan rumah tinggal terdiri dari dua lantai dengan konsep yang selaras dengan studio dibagian depan. Karena rumah ini juga diharapkan untuk bisa jadi budget house, sehingga harus efisien dari segi ruangan maupun strukturnya. Lantai 1 terdiri dari area penyimpanan berkas, ruang makan yang menyatu dengan dapur, satu kamar untuk urang tua dari klien kami, toilet, serta ruang cuci dan jemur di area belakang. Lantai, dinding, dan plafond dibuat satu tema, unfinished concrete. Sedangkan lantai dua terdiri dari ruang audiovisual, ruang kerja mini, dua kamar tidur, serta kamar mandi.

Pada bagian fasad secara keseluruhan, bangunan ini menggunakan atap dengan kemiringan landai yang dicover dengan dinding sehingga terkesan menjadi bangunan kubistik yang modern. Beberapa bagian bangunan dilengkapi dengan sentuhan material lain untuk menjadi aksen tersendiri. Seperti kaca, kisi-kisi motif kayu, roster, serta wiremesh.