MON - FRI: 08:00 - 05:00 PM

Rumah RR - Bapak Mufid & Ibu Esmi - Bantul D.I. Yogyakarta

Rumah RR - Bapak Mufid & Ibu Esmi - Bantul D.I. Yogyakarta

Rumah RR berlokasi di daerah Wonokromo, Bantul D.I. Yogyakarta. Lokasi tapak berada di himpit oleh rumah warga di sisi kanan dan belakang, serta lahan kebun di sisi kirinya. Dengan luasan sekitar 128 m2, tapak RR House ini hanya memiliki akses dari sisi depannya. Dikarenakan posisi nya yang masih di lingkup tanah keluarga yang menyediakan area khusus untuk parkir, sehingga kebutuhan tersebut tidak termasuk dalam site Rumah RR ini. Bentuk tanah yang memanjang ke belakang (timur-barat) membuat orientasi rumah dihadapkan kearah matahari terbit yang memiliki cahaya berlimpah.

Klien kami, Bapak Mufid dan istri menginginkan bentuk rumah yang tidak kontras dengan lingkungan tetangganya. Selain itu desain rumah ini juga diminta agar mudah dibangun dengan tenaga lokal, sehingga dapat memanfaatkan masyarakat sekitar dalam proses konstruksinya. Mereka menginginkan rumah satu lantai dengan 2 kamar serta ruang komunal yang lapang, dengan satu ruang kerja minimalis untuk istrinya.

Arsitektur lokal sangat terlihat dari jenis atap yang digunakan. Kami memilih bentuk limasan dengan atap genteng kemiringan 35o. Untuk memperkuat aksen material pada fasad, kami memilih warna dasar cat putih pada elemen dinding nya. Kayu dan bata ekspos diterapakan sebagai aksen utama, karena memiliki tone warna serta kesan yang hampir sama. Karena berhimpitan dengan lahan tetangga, kami mendesain RR House ini dengan tidak menghabiskan ruang nya. Terdapat celah sekitar 1m di sisi kanan dan kiri agar mudah saat kontrol dan mantenace serta meminimalisir kemungkinan lembab pada dinding.

Pada bagian teras dan pintu masuk utama, yang umumnya berada di sisi depan bangunan, pada desain kali ini kami meletakkan entrancenya di sisi samping. Sehingga tidak langsung menghadap ke arah jalan yang vistanya sudah terbentuk dikarenakan rumah samping kanan dan kirinya berada lebih dekat dengan jalan. Material kaca pada sisi fasad digunakan selain untuk menimbulkan kesan “kekinian” juga sangat berfungsi untuk memasukkan cahaya alami saat di siang hari.

Pada ruang dalam rumah berukuran 77m2 ini, elemen kayu serta kesan material yang hangat tadi diangkat kembali agar memiliki koneksi dan tema yang sama dengan fasad luarnya. Hal ini terlihat dari penggunaan sekat kisi-kisi kayu pada ruang kerja, material furniture, serta pintu dan jendela. Ruang tengah dibuat lapang yang terdiri dari ruang keluarga, mushallah, dapur dan ruang makan. Di dinding samping area tersebut diberi pintu lipat dengan panel isian kaca sehingga menambah kesan lapang dan lebih terbuka.