MON - FRI: 08:00 - 05:00 PM

Cara Menciptakan Hubungan Indoor dan Outdoor - Jasa Desain Arsitek Jogja

Diposkan: 20 Feb 2020 Dibaca: 195 kali


Hunian terbagi menjadi indoor dan outdoor, untuk indoor merupakan bagian yang ada di dalam bangunan sedangkan untuk outdoor merupakan bagian dari luar bangunan. Walau terkesan terpisah karena adanya struktur dari bangunan itu sendiri, tetapi tidak membuat area indoor dan outdoor pada hunian tidak dapat terhubung satu dengan yang lain. Untuk menghubungkan area indoor dan outdoor ada beberapa cara yang dapat dilakukan :

1. Menggunakan pintu berporos (pivot door).

(Gardenista.com)

Pintu berporos dapat menjadi salah satu model pintu yang menarik pada hunian, terutama untuk pintu utama akan menjadi pintu masuk yang menghubungkan antara ruangan depan rumah dengan halaman rumah. Pintu berporos dengan material kaca akan memberikan view halaman rumah, terutama untuk hunian yang memiliki taman yang menarik akan dapat terlihat dari dalam rumah.  Selain itu tidak adanya level ketinggian lantai yang berbeda juga akan memberikan kesan indoor dan outdoor yang menyatu.

2. Taman dan pintu hunian yang seakan - akan terhubung.

(Pinterest.com)

Penghubung atara indoor dan outdoor dapat dilakukan dengan penambahan teras semi indoor, teras tersebut dapat menghubungkan taman yang merupakan area outdoor dapat terhubung degan area indoor. Sebagai penambah akses sirkulasi penghubung antara taman dengan teras, dapat menambahkan jalan setapak dengan material beton. Selain itu, kanopi dengan model skylight dapat menambah suasana outdoor dapat masuk ke dalam hunian.

3. Memanfaatkan jendela sudut.

(Decoist.com)

Bagian sudut rumah dapat dibuat jendela dengan bentuk sudut, dan tidak harus disatukan oleh dinding. Dengan jendela bentuk menyudut dapat melihat view halaman rumah yang merupakan bagian outdoor dari dalam rumah. Selain itu dapat menjadi point of interest ruangan tersebut.

4. Akses masuk dari taman ke area rumah.

(Beachbalivillas.com)

Untuk menghubungkan indoor dan outdoor area rumah dapat dilakukan dengan menghubungkan hamalan dan juga ruangan yang ada, ruangan tersebut tidak perlu tersekat oleh dinding masif sebagai pemisah tetapi dapat membuat ruangan terbuka sehingga outdoor dan indoor dapat terhubung. Untuk mengganti peran dinding, kita dapat menggunakan tirai, kerei ataupun partisi pengganti dinding.

5. Hilangkan dinding pembatas.

Dinding masif pada hunian dapat dihilangkan ataupun digantikan dengan dinding semi permanen, selain itu dapat juga dengan mengganti dinding masif dengan dinding kaca sehingga view dari luar ruangan dapat terlihat dengan jelas. Untuk memberikan privasi dari dalam rumah, dapat memasang tirai ataupun dapat menanam pohon dan tanaman disekitar area rumah sebagai pengganti pembantas dinding.

6. Harmonisasikan elemen indoor dan outdoor.

Elemen indoor dan outdoor dapat diserasikan dari bentuk, warna, material, dan elemen lainya yang ada pada rumah. Dengan menyatukan elemen indoor dan outdoor dapat memberikan kesan jika area luar dan area dalam rumah seakan - akan menyatu.

 

Sumber :

www.arsitag.com

www.medcom.id


Tags

Artikel Terkait

Apakah Dapur Multifungsi Efisien? - Jasa Desain Arsitek Jogja

Apakah Dapur Multifungsi Efisien? - Jasa Desain Arsitek Jogja

Mempunyai rumah sempit? Sehingga tiap ruangan juga ikutan sempit? Jangan khawatir, ada solusi untuk itu. Apalagi untuk Anda yang sangat hobi memasak dan memperhatikan detail setiap ruangan. Dapur bagian terpenting di dalam rumah. Ibu rumah tangga tentu akan membutuhkan ruangan ini. Sangat berpengaru [...]

Diposkan: 21 Dec 2019 Dibaca: 303 kali

Apakah Green Building Berarti Bangunan Berwarna Hijau? - Jasa Desain Arsitek Jogja

Apakah Green Building Berarti Bangunan Berwarna Hijau? - Jasa Desain Arsitek Jogja

Green yang artinya hijau, dan Building yang artinya Bangunan. Namun, apakah arti dari green building adalah bangunan dengan warna hijau? Atau bangunan gedung yang terdapat tanaman yang berwarna hijau? Sejak april 2013, di Indonesia sudah ada GBCI, yaitu Green Building Council Indonesia, yang mana be [...]

Diposkan: 12 Nov 2019 Dibaca: 480 kali

Arsitek Sekaligus Kontraktor? Atau Arsitek dan Kontraktor yang Berbeda? - Jasa Desain Arsitek Jogja

Arsitek Sekaligus Kontraktor? Atau Arsitek dan Kontraktor yang Berbeda? - Jasa Desain Arsitek Jogja

Saat ini banyak sekali berdiri biro konsultan arsitek hal ini seiring dengan bertambahnya pula lulusan-lulusan baru yang memiliki kompetensi sehingga memutuskan untuk membuka biro konsultan arsitektur. Tidak jauh dari arsitek anda pasti pernah mendengar jasa kontraktor yang mengeksekusi pembangunan [...]

Diposkan: 19 Oct 2019 Dibaca: 435 kali

Arsitektur Islam - Jasa Desain Arsitek Jogja

Arsitektur Islam - Jasa Desain Arsitek Jogja

Mendengar kata arsitektur islam sepertinya tidak asing lagi bagi kita yang tinggal di negara mayoritas muslim ini. Arsitektur islam sendiri tentunya tidak lepas dari bangunan ibadah umat islam yakni masjid. Cikal bakal arsitekur islam sendiri berasal dari bangunan suci umat islam yaitu Ka’bah yang [...]

Diposkan: 05 Apr 2019 Dibaca: 589 kali

Apa itu RAB (Rencana Anggaran Biaya)? - Jasa Desain Arsitek Jogja

Apa itu RAB (Rencana Anggaran Biaya)? - Jasa Desain Arsitek Jogja

Sering mendengar istilah RAB? Sudah cukup mengerti apa itu RAB? Atau masih belum betul-betul paham tentang RAB? Berikut kami ulas sedikit untuk anda... [...]

Diposkan: 13 Feb 2018 Dibaca: 5341 kali

Agar Suasana Rumah Menyenangkan - Jasa Desain Arsitek Jogja

Agar Suasana Rumah Menyenangkan - Jasa Desain Arsitek Jogja

Bosan dan suntuk dirumah? Atau bahkan sering merasakan emosi negatif? Mungkin anda perlu membaca artikel ini untuk membuat suasana dirumah menjadi menyenangkan... [...]

Diposkan: 14 Jan 2017 Dibaca: 693 kali

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box: