MON - FRI: 08:00 - 05:00 PM

DTY House - Bapak Aditya - Gresik, Jawa Timur

DTY House - Bapak Aditya - Gresik, Jawa Timur

Klien kami kali ini berasal dari Gresik, Jawa Timur. Mereka merupakan sepasang keluarga muda yang membeli rumah di salah satu komplek perumahan di daerah tersebut. Berdasarkan rancangan yang diberikan dari pihak developer sebelum rumah dibangun, klien kami berencana menambahkan beberapa ruang serta mengefisienkan ruang yang ada dengan tanpa merubah fasad bangunan secara signifikan. Untuk mewujudkan keinginan tersebut, Bapak Adithya dan istri meminta jasa Arsitek kami, Rancang Reka Ruang, untuk terlibat dalam proses re-desain rumah tinggal nya tersebut.

Desain rumah eksisting berukuran kurang lebih 38 m2, diatas lahan 66 m2. Tersusun seragam dengan posisi mirror antar unitnya. Gagasan yang disampaikan adalah, agar ruang dalam tetap dengan fungsi yang sama, namun layout disesuaikan supaya mendapat penataan yang lebih terkesan luas. Selain itu, yang menjadi menarik juga adalah kebutuhan akan lantai mezanin yang akan difungsikan sebagai ruang butiq milik sang istri.

Kesan luas biasanya diwujudkan dengan dua cara, membuat plafon menjadi lebih tinggi, atau meminimalisir penggunaan sekat antar ruang sehingga beberapa fungsi ruang dapat di merge sehingga  menjadi lebih fleksibel. Pada desain kali ini, kami menerapkan kedua prinsip tersebut. Plafon yang tinggi di untungkan dengan adanya ruang tambahan, Mezanine. Area kamar dan kamar mandi kami satukan dalam zona yang sama, sehingga ruang komunal seperti ruang keluarga, dapur, dan ruang makan terdapat dalam satu aksis yang sama pula. Dengan demikian, area mezannin kemudian diletakkan di atas kamar sehingaa dapat view ke ruang komunal dengan adanya void dan plafon yang tinggi, dibuat miring, mengikuti bentuk atap.

Dari segi detail arsitektural nya, kami menggunakan pintu geser kaca dengan dimensi yang cukup besar di area belakang dekat dapur. Bukaan tersebut langsung menghadap taman di area belakang, sehingga diharapkan dapat memperkuat konsep terbuka yang diinginkan di awal. Prinsip bukaan ini juga diterapkan pada dinding kamar utama yang menghadap langsung ke arah taman. Pada desain AV-Compact House ini, peletakan tangga menjadi objek diskusi yang cukup intens, dikarenakan ketinggian mezain yang diminta pada elevasi 4m, sehingga dalam ukuran standarnya tangga tentu akan memakan cukup banyak  ruang di lantai dasar. Kami menyiasati dengan memaksimalkan area Panjang bangunan sebagai area tangga, dan menggunakan jenis satu jalur. Selain itu, area bawah tangga juga memungkinkan untuk di plotting sebagai rak perabotan ataupun meja tv.

Pada bagian fasad kami membuat agar penyesuaian desain baru tidak kontras dengan unit tetangganya. Yang sedikit menjadi pembeda adalah kondisi salah satu sisi gubahan yang agak tinggi dengan dilengkapi pemanis jendela yang menyeimbangkan komposisinya serta fungsi penerangan ke ruang dalam mezanin tersebut.