MON - FRI: 08:00 - 05:00 PM

Interior Fadly House - Bapak Fadly - Sleman, D. I. Yogyakarta

Interior Fadly House - Bapak Fadly - Sleman, D. I. Yogyakarta

Beralamat di Jalan Kaliurang Km. 11, kami melakukan survey pengukuran sebuah bangunan underconstruction, yang nantinya akan menjadi ruang tambahan sebagai area istirahat dan berkumpul keluarga. Klien menginginkan sentuhan estetika melalui layout yang efisien dan permainan warna pada desain interior tiap ruangnya. Ruang yang akan didesain yaitu dua kamar tidur, yang terdiri dari kamar utama dan kamar anak, ruang komunal, mushalla dan kamar mandi.

Pada kamar utama, selain difungsikan menjadi area istirahat, klien memiliki ruang mihrab berukuran 2,5 m². Pada kamar ini juga akan ada area wudhu kecil. Sebuah tantangan untuk dapat membuat layout ruang kamar berbentuk trapesium dengan luasan ± 14 m² yang efisien secara sirkulasi dan penempatan perabot. Pada sisi miring, ditempatkan lemari pakaian dan meja rias yang bersifat fit-in dengan sisi trapesium, lalu disampingnya ditambahkan partisi sebagai pembatas antara lemari pakaian dan area wudhu. Lemari yang didesain dengan style minimalis minim ukiran dimaksudkan agar nuansa kamar tidak memiliki banyak elemen yang menghasilkan sudut, meja rias dan lemari ini berbahan plywood finishing HPL putih semi-glossy dengan aksen HPL motif kayu untuk menemani pemakaian finishing HPL pada plafon.

Plafon bermotif kayu juga didesain menerus ke dinding mushalla, sehingga ada penekanan secara desain untuk menunjukkan korelasi antar ruang. Motif kayu tersebut juga di highlight dengan penggunaan LED strip light yang mengarah ke mushalla yang diteruskan pada lantai dasar mushalla, lampu pada mushalla bersifat tersembunyi (hidden strip light) sehingga sinar lampu tidak mengganggu pandangan ketika beribadah, hanya cahaya pantulan dari lampu. Penggunaan strip light juga digunakan pada backdrop belakang headbed, namun dengan metode yang berbeda, yaitu dengan recessed strip light yang membutuhkan box semi-transparent sehingga cahaya yang dihasilkan merata dan tidak mengganggu. Lampu-lampu strip light ini diharapkan dapat membantu penerangan ketika hanya membutuhkan penerangan buatan yang tidak terlalu terang.

Selanjutnya, kamar tidur anak. Melalui diskusi langsung dengan klien, klien berkeinginan memiliki kamar tidur anak yang bersifat lebih fleksibel, dikarenakan anak akan terus tumbuh dan berkembang. Sehingga alternatif penggunaan matras yang dapat disimpan ketika tidak digunakan menjadi pilihan, hal ini juga dapat menjadikan ruang tersebut menjadi area bermain bagi anak-anak. Penggunaan wallpaper bermotif luar angkasa juga merupakan pilihan klien, dari keinginan tersebut, kami mendesain fisik dan warna plafon yang dapat memberikan kesan bahwa pengguna kamar benar berada di luar angkasa, dengan penggunaan warna yang sama dengan wallpaper serta permainan lampu neon strip light yang seolah-olah menjadi rasi bintang.

Perlu diketahui, bahwa kamar mandi pada bangunan ini dapat diakses melalui dua pintu, yaitu dari kamar utama dan kamar anak, sehingga kamar mandi yang berukuran 2 kali 1,6 meter dapat memiliki akses yang baik melalui penataan wastafel, closet, dan shower box. Pemilihan kode produk terkait dimensi wastafel juga perlu dipertimbangkan agar tidak banyak menghabiskan ruang.

Pada ruang komunal, finishing warna cat didominasi oleh warna gustav green, dimaksudkan untuk memberi harmoni antara ruang kumpul tersebut dan taman. Pemilihan perabot pada ruang ini harus mempertimbangkan efektivitas ruang gerak pengguna, dikarenakan selain difungsikan menjadi area kumpul, ruang ini merupakan sirkulasi utama menuju kamar utama, kamar anak, dan taman. Di akhir, kami memilih untuk menggunakan sofa bermodel window seat yang dipadupadankan dengan karpet untuk area duduk dan bercengkrama, dan untuk area makan, meja bar bermodel minimalis menjadi pilhan tepat yang dihadapkan langsung dengan cermin guna memberi kesan perluasan pada ruang dengan lebar 2 meter ini.