MON - FRI: 08:00 - 05:00 PM

Desain Gaya Scandinavia - Jasa Desain Arsitek Jogja

Diposkan: 08 Feb 2020 Dibaca: 20 kali


Gaya Scandinavia

Scandinavia merupakan istilah dari negara Eropa Utara yang mencangkup Negara Swedia, Norwegia, Denmark, Finlandia, Greenland, dll. Negara - negara tersebut juga disebut Negara Nordik. Masyarakat dari negara Scandinavia memiliki kualitas hidup yang baik, dengan memiliki prinsip “Less Is More” yang merujuk pada segala sesuatu tidak harus berlebih, hal tersebut juga diterapkan pada hunian gaya Scandinavia.

Gaya Scandinavia menjadi populer pada awal abad - 20an, kemudian mulai menyebar pada tahun 1950. Para desainer Scandinavia mulai mencetuskan inovasi dengan konsep desain yang mengutamakan fungsi namun tidak mengabaikan estetika dari bangunan tersebut. Hal yang dapat diperhatikan dari desain Scandinavia adalah bagaimana cara pandang orang - orang Scandinavian  yang mengutamakan keindahan, kesederhanaan, dan gagasan desain yang bersih.

Gaya Scandinavia memiliki gaya yang berbeda dengan desain gaya hunian lainnya, berikut adalah ciri khas dari gaya Scandinavia :

1. Menggunakan Material Alami

d80f146f31ef74c0c61fe1576eedc124

(Pinterest.com)

Material alami seperti kayu menjadi salah satu material pembentuk desain Scandinavia. Kayu dapat diterapkan pada lantai, dinding, furniture, bahkan ceiling. Dengan menggunakan material kayu memberikan kesan hangat dan natural, sehingga gaya Scandinavia dapat terlihat natural dan membaur dengan alam.

2. Menggunakan Warna - Warna Netral

6deda12289bc062d65d47fc612254371

(Nordicdesign.ca)

Gaya Scandinavia menerapkan warna - warna yang netral seperti putih, hitam, coklat, dll. Warna putih menjadi warna yang dominan digunakan pada gaya scandinavia, dengan warna putih ruangan terlihat luas, cerah, dan bersih. Pada gaya scandinavia juga dapat memadukan warna netral dengan warna lainnya salah satunya dengan warna pastel.

3. Memprioritaskan Fungsi dan Estetika

Fungsi menjadi hal utama pada desain Scandinavia. Terlihat pada desain furniture dari gaya tersebut, menampilkan furniture yang fungsional namun tetap menampilkan nilai estetikanya. Selain itu, dengan memprioritaskan fungsi pada hunian akan mendukung kegiatan di dalamnya sehingga penghuni dapat tinggal dengan nyaman.

4. Memaksimalkan Letak Furniture

770ec50740b86cfb7fae7ff016560d90

(Pinterest.com)

Interior dengan gaya Scandinavia tidak mengharuskan memiliki furniture dengan jumlah banyak, melainkan gaya tersebut memiliki furniture yang terbatas menyesuaikan dengan kebutuhan pengguna rumah. Meletakkan furniture juga disesuaikan dengan space yang ada dan tidak mengganggu sirkulasi sehingga penghuni dapat bergerak dengan nyaman dan leluasa.

5. Pemanfaatan Bukaan

962808188fb12fe205c389d3d58cad3c

(Aboutdecorationblog.com)

Rumah gaya Nordik atau Scandinavia memiliki jendela atau bukaan yang besar karena menyesuaikan iklim negara tersebut yang ekstrim, sehingga jendela dengan desain besar dapat menangkap cahaya matahari dengan baik. Namun, jika diterapkan pada negara tropis seperti di Indonesia, mungkin menerapkan bukaan jendela disesuaikan dengan kondisi iklim yang ada di Indonesia sehingga sinar matahari yang masuk dapat diatur secara optimal dan tidak mengganggu kenyamanan pengguna di dalamnya.  

6. Terhubung dengan Alam dan Ramah Lingkungan

c8774ca93982b174fe092583e70c97cb

(Casa.com.br)

Masyarakat Scandinavia memiliki ketertarikan dengan alam, sehingga desain rumah juga memiliki unsur yang berhubungan dengan alam salah satunya adalah pemanfaatan material kayu pada hunian. Selain itu, dapat pula penambahan tanaman di dalam ruangan agar dapat menambah kesan hijau di dalam ruangan. Mereka juga memperhatikan kondisi lingungan, dengan gaya arsitektur scandinavia yang dinilai hemat energi sehingga lebih ramah lingkungan.

 

 

Sumber :

interiordesign.id/scandinavian-interior

www.arsitag.com

www.archify.com/id/

 


Tags

Artikel Terkait

Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Mendesain Co-Working Space - Jasa Desain Arsitek Jogja

Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Mendesain Co-Working Space - Jasa Desain Arsitek Jogja

Co-Working space merupakan ruang untuk bekerja, yang digunakan secara berkelompok ataupun secara individu dengan latar usaha yang berbeda. Co-Working space dijadikan tempat dimana para freelancer, perusahaan terutama star-up, ataupun kelompok lainnya menggunakan co-working space sebagai tempat merek [...]

Diposkan: 04 Feb 2020 Dibaca: 15 kali

Hunian Ekonomis Berkonsep Sustainable Home - Jasa Desain Arsitek Jogja

Hunian Ekonomis Berkonsep Sustainable Home - Jasa Desain Arsitek Jogja

Sekarang ini manusia sangatlah serakah, sumber daya alam tidak dimanfaatkan dengan semaksimal mungkin. Sumber daya alam digunakan dengan berlebihan dan semena-mena. Karena setiap manusia pasti memiliki rasa yang tidak pernah puas. Akibatnya tahun mendatang, anak cucu kita tidak akan bisa merasakan d [...]

Diposkan: 23 Nov 2019 Dibaca: 53 kali

Homestay di Jogja - Jasa Desain Arsitek Jogja

Homestay di Jogja - Jasa Desain Arsitek Jogja

Kementrian Pariwisata (KEMENPAR) menargetkan sebanyak 20 Juta kunjungan wisatawan mancanegara pada tahun 2019 ini. Untuk mencapai target tersebut pemerintah menggenjot investasi pada sektor pariwisata. Salah satu provinsi yang menjadi perhatian perkembangan pariwisatanya adalah Daerah Istimewa Yogya [...]

Diposkan: 21 Sep 2019 Dibaca: 68 kali

Inspirasi Desain Dapur Minimalis - Jasa Desain Arsitek Jogja

Inspirasi Desain Dapur Minimalis - Jasa Desain Arsitek Jogja

Rumah minimalis identik dengan rumah yang simple yang meminimalkan penggunaan material bangunan dan lahan seminimal mungkin namun tetap mengedepankan kenyamanan penghuninya. Pengaturan ruang di rumah minimalis tentunya diatur sedemikian rupa sehingga tetap berjalan secara fungsi serta kenyamanannya. [...]

Diposkan: 18 Mar 2019 Dibaca: 526 kali

Info : Seputar Lantai Kayu Untuk Hunian  - Jasa Desain Arsitek Jogja

Info : Seputar Lantai Kayu Untuk Hunian - Jasa Desain Arsitek Jogja

Akhir-akhir ini banyak sekali potret hunian yang menggunakan kayu sebagai lantai hunian. Kayu dipandang sebagai bahan yang mudah sekali beradaptasi dengan suhu disekitarnya, sehingga membuatpenghuni didalamnya merasa nyaman. Kayu sudah lama dikenal sebagai material lantai rumah, banyak hunian-hunian [...]

Diposkan: 13 Mar 2019 Dibaca: 195 kali

Harga Borongan Per Meter atau RAB? - Jasa Desain Arsitek Jogja

Harga Borongan Per Meter atau RAB? - Jasa Desain Arsitek Jogja

Ingin membangun rumah? Bingung dengan sistem kontrak dengan kontraktor? Dengan borongan, atau cost n fee? Baca artikel berikut untuk menjawab kebingungan anda... [...]

Diposkan: 14 Jan 2017 Dibaca: 1943 kali

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box: