MON - FRI: 08:00 - 05:00 PM

DRE House - Rumah Minimalis Kontemporer - Gedong Kuning, Yogyakarta

DRE House - Rumah Minimalis Kontemporer - Gedong Kuning, Yogyakarta

Klien kami kali ini sebelumnya sudah membuat sketsa denah secara mandiri, namun terkendala dengan penataan ruang yang kurang optimal, oleh karena itu beliau menghubungi kami untuk desain bangunannya. Bapak Andre memiliki lahan seluas 149,5 m2, dari luas lahan yang ada direncanakan akan dibangun rumah tinggal serta kos 2 lantai. Luas lantai 1 seluas 71,8 m2 dan untuk lantai 2 nya seluas 111,2 m2. Pak Andre menginginkan adanya 3 kamar tidur dengan kamar utama memiliki ruang wardrobe di dalamnya. Untuk 2 kamar lainnya di fungsikan sebagai kamar anak. Untuk rumah tinggal di lengkapi dengan 2 kamar mandi.

Luasan lahan tersebut tidak dipakai seluruhnya untuk mendirikan rumah, bapak Andre menginginkan ada sebagian lahan untuk mendirikan kos. Untuk bangunan kos diletakkan di bagian kiri bangunan dan didesain seperti terpisah dari rumah tinggal.

Kebutuhan ruang di lantai 1 rumah bapak Andre seperti rumah pada umumnya, namun dengan ukuran ruang yang compact dengan konsep open plan. dimulai dari zona bagian depan yakni zona publik terdapat carport dan taman mini berukuran 5,5m x 6m, memasuki area semi private terdapat ruang tamu, ruang keluarga, dengan konsep open plan berukuran 5m x 6m dan kamar mandi berukuran 1,5m x 2m. Area privat di lantai 2 terdapat kamar tidur utama berukuran 3,2m x 3,7m dengan ruang wardrobe didalamnya yang berukuran 2m x 3m dan 2 kamar tidur tambahan berukuran masing-masing 2,3m x 3m dan 2,5m x 3m serta kamar mandi berukuran 2m x 2,3m. Di area depan lantai 2 menjadi area semi private yang difungsikan sebagai ruang santai dan berkumpul oleh Bapak Andre.

Kebutuhan ruang untuk bangunan kos juga tidak jauh berbeda dengan kos pada umumnya. Untuk kamar kos didesain dengan ukuran yang tipikal 2,2m x 3m begitu juga dengan kamar mandi berukuran 1,5m x 2m. Lantai 1 diisi dengan kamar kos yang berjumlah 3 kamar, yang dilengkapi dengan kamar mandi dan pantry. Lantai 2 terdapat 4 kamar, yang dilengkapi dengan kamar mandi, ruang jemur dan ruang komunal.

Secara umum style bangunan yang digunakan adalah minimalis kontemporer. Penerapan style ini sangat kental terdapat di komposisi massa yang simpel namun tetap memiliki point interest sebagai keunikan dari bangunan ini. Komposisi geometri oval dan siku adalah ornamen utama dalam desain kali ini. Komposisi yang coba dihasilkan berusaha agar bangunan tetap terlihat menarik. Minim material yaitu semen expose, bata tempel, dan cat di terapkan pada bangunan agar tetap terkesan minimalis. Style minimalis tidak hanya diterapkan pada komposisi dan material bangunan namun sampai ke organisasi ruang yang membuat pengguna dapat hidup secara lebih minimalis.

Taman tengah pada bangunan ini memiliki peran sangat penting karena berfungsi sebagai ruang utama pertukaran udara dari 2 fungsi yang berbeda antara rumah tinggal dan bangunan kos. Taman tengah di desain seefisien mungkin dengan luasan yang cukup untuk tetap memberikan kesejukan ke bangunan.

Penggunaan dinding roster pada desain kali ini bukan hanya sebagai estetika namun sangat berperan penting untuk memaksimalkan penggunaan penghawaan alami pada bangunan. Terdapat dinding roster masif pada bangunan kos sebelah kiri untuk menahan cahaya namun tetap mengalirkan penghawaan alami ke dalam bangunan.

Bangunan ini seluruhnya menggunakan atap landai agar tercapai bentuk siku yang tegas dari desain. Terdapat 2 tandon untuk mewadahi fungsi rumah tinggal dan bangunan kos.